Selasa, 09 Juli 2013

Cara Perawatan Kulit Sesuai Usia

Oleh Tamara Hinson

Kebutuhan perawatan kulit berubah seiring bertambahnya usia. Oleh karena itu, perbarui perawatan kulit serta produk yang Anda gunakan agar wajah senantiasa segar dan bebas keriput.

Usia 15 sampai 25 tahun

Kulit yang masih muda tidak terlalu membutuhkan produk pelembap, melainkan produk mengendalikan bakteri dan pencegah bercak. (Penting diingat, bahwa bahan-bahan yang umumnya digunakan dalam perawatan bercak kulit sering menyebabkan kulit kering).

Mereka yang memiliki kulit berminyak harus mencari produk-produk yang tidak mengilapkan wajah yang dilengkapi dengan bahan-bahan antibakteri, sementara mereka yang berkulit cenderung kering harus menggunakan produk pelembap ringan yang tidak menyumbat pori-pori.

Juga, penting untuk membersihkan kulit mati Anda yang mengelupas saat Anda masih muda. Ini akan membantu mencerahkan kulit Anda dengan menyingkirkan sel-sel kulit mati.

“Orang dengan usia antara 15 dan 25 tahun mencari produk yang akan mengatasi masalah-masalah seperti jerawat dan noda di wajah,” kata AurĂ©lie Guyoux, pimpinan ilmiah produk perawatan kulit Etat Pur.

“Itulah sebabnya produk idealnya adalah produk yang mengandung bahan-bahan yang membersihkan dan pembersih minyak, seperti zinc gluconate dan asam salisilat.”

 “Orang dengan usia 15 sampai 25 tahun juga mencari produk perawatan untuk tekstur lembap ringan, yang sangat tepat untuk kulit berminyak atau kombinasinya, dan produk pembersih yang mampu menyerap racun, membersihkan serta menghilangkan minyak.”

Usia 25 sampai 40 tahun

Begitu kita menginjak usia pertengahan 20-an, produksi minyak cenderung berkurang dan tanda-tanda pertama penuaan juga mulai muncul.


“Orang dengan usia antara 25 dan 40 memiliki dua kebutuhan utama, pelembap dan pencegah penuaan,” kata AurĂ©lie Guyoux.

Anda juga perlu membeli sebuah produk perawatan untuk area mata, yang merupakan area kulit yang sensitif. Garis senyum juga tampak lebih dalam, sementara mereka yang merokok dan gemar berjemur sering terlihat memiliki kerutan dan garis halus lebih awal dari orang yang tidak mempunyai kebiasaan tersebut.

Produk pembersih juga menjadi lebih penting, pembersih dengan penyeimbang PH dapat membantu mencegah dan mengurangi tanda-tanda penuaan dengan membantu menjaga kelembapan kulit.

Bersihkan kulit secara teratur, kita lebih rentan terhadap perubahan warna kulit di usia 30-an dan membersihkan sel-sel kulit mati menjadi hal yang penting, membuat kulit Anda semakin berseri.

Bergantung pada jenis kulit Anda, akan lebih baik untuk menghindari penggunaan alas riasan berbasis bedak yang bisa mengisi celah garis-garis halus.Sebaliknya gunakan jenis yang cair dan alas riasan utama.

Usia 40 sampai 55

Usia 40-an dan 50-an bisa menjadi masa yang sulit bagi kulit. “Usia antara 45 dan 55, banyak perubahan yang terjadi pada kulit yang dikenal sebagai kulit masa pramenopause,” kata Nataliya Robinson, ahli terapi perawatan kulit dan pendiri www.nataliyarobinson.co.uk.

“Kurangnya estrogen dalam kulit bisa mengurangi kelenturan dan ketebalan kulit.” Perlindungan dari matahari juga menjadi lebih penting, seiring dengan berkurangnya kemampuan kulit dalam melindungi diri dari sinar yang berbahaya.”

“Seiring dengan jumlah melanocytes (melanin yang memproduksi sel-sel baru) yang menurun dengan meningkatnya usia, membuat berkurangnya perlindungan alami,” jelas Nataliya.

“Kulit juga harus diperkuat dengan lipida, vitamin, dan liposome. Vitamin A, C, dan E juga harus digunakan dalam perawatan kulit Anda, karena vitamin-vitamin tersebut dapat meningkatkan regenerasi kulit Anda, selain itu juga memiliki kandungan antioksidan.

Krim malam juga sama pentingnya dengan krim siang karena pada malam hari kita bisa menyerap bahan-bahan penting secara lebih baik.”
 
Di atas 55 tahun


Wanita yang berusia 55 tahun ke atas cenderung lebih sering mengalami masalah kulit sensitif, jadi carilah produk yang mengandung bahan alami.

“Dari usia 60 tahun ke atas produksi kolagen dan elastin mulai berkurang dan metabolisme kulit mulai menurun,” kata Nataliya Robinson.

“Hasilnya, wanita bisa mengalami reaksi alergi, kulit kering, pecah-pecah, serta mengalami perubahan warna. Pada tahap ini, kulit dapat mengalami reaksi terhadap produk-produk tertentu, jadi pastikan bahwa Anda menggunakan produk-produk antialergi.”

Perawatan kulit pada malam hari menjadi lebih penting, namun pertimbangkan untuk membuang krim dan menggantinya dengan produk minyak, yang akan menjaga kelembapan kulit.

“Gunakan minyak berkualitas tinggi, seperti minyak almond, minyak biji aprikot atau minyak jojoba,” kata Natalia. “Sebagai tambahan, krim pelembap yang baik dengan SPF akan membantu melindungi kulit dari pigmentasi yang berlebih serta melembapkan kulit.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar