Rabu, 20 Februari 2013

Kesehatan

3 Latihan Efektif Untuk Jaga Sendi Anda Tetap Sehat


Latihan adalah hal yang sangat penting untuk meningkatkan massa otot dan menjaga kekuatan persendian. Kekuatan otot memang akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia, namun penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang berolahraga teratur akan lebih kuat dan lebih ramping daripada orang-orang lain seusia mereka.
3-Latihan-Efektif-Untuk-Jaga-Sendi-Anda-Tetap-SehatSendi adalah struktur yang kompleks. Sendi dirancang untuk menopang berat tubuh dan menggerakkan tubuh. Sendi butuh bergerak untuk tetap sehat. Tidak aktif secara fisik dalam waktu yang lama menyebabkan sendi menjadi kaku dan jaringan di sekitarnya mengalami atrofi atau penyusutan. Latihan moderat yang termasuk di dalamnya aerobik low-impact dan latihan beban akan memberikan banyak manfaat untuk semua wanita, bahkan memperlambat perkembangan penyakit seperti osteoarthritis.
Untuk menjaga sendi agar tetap kuat, Anda perlu melakukan latihan ketahanan yang dapat meningkatkan kekuatan persendian Anda. Berenang, bersepeda, mendayung (rowing) adalah beberapa latihan yang dapat membantu Anda membangun kekuatan tanpa memberikan terlalu banyak tekanan pada sendi Anda.
Berikut adalah 3 latihan yang bisa Anda lakukan untuk melatih kekuatan sendi serta meningkatkan kekuatan otot tubuh Anda secara keseluruhan.
  • Bersepeda
    Tidak seperti berjalan, berlari, aerobic dancing, dan latihan lainnya, bersepeda memberikan tekanan yang lebih lembut pada sendi dan dapat dilakukan oleh orang-orang dari segala usia.
  • Naik turun tangga
    Ini bentuk latihan yang mungkin menjadi salah satu cara yang paling efisien untuk memperkuat tulang, otot, dan sendi tubuh bagian bawah Anda. Terlebih lagi, tangga ada di mana-mana, sehingga Anda bisa lakukan latihan yang satu ini di mana saja dan kapan saja.
  • Berenang
    Menurut Centers for Disease Control (CDC), orang-orang yang menderita rheumatoid arthritis menunjukkan perbaikan fungsi sendi setelah menjalani hidroterapi (terapi di air, termasuk berenang) dibandingkan dengan metode terapi lainnya. Manfaat ini juga bisa didapatkan oleh orang-orang yang mengalami osteoarthritis atau biasanya disebut sebagai pengapuran tulang (berkurangnya pelumas sendi).
Nah, bagi Anda yang memiliki masalah sendi, sebelum memulai latihan di atas ada baiknya jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau ahli fisioterapis Anda untuk memastikan kondisi persendian Anda. Selain dengan melakukan latihan fisik yang tepat dan teratur, Anda juga perlu mengkonsumsi nutrisi penting untuk sendi agar sendi Anda tetap sehat dan kuat. Selamat berlatih!

Kesehatan

3 Latihan Efektif Untuk Jaga Sendi Anda Tetap Sehat


Latihan adalah hal yang sangat penting untuk meningkatkan massa otot dan menjaga kekuatan persendian. Kekuatan otot memang akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia, namun penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang berolahraga teratur akan lebih kuat dan lebih ramping daripada orang-orang lain seusia mereka.
3-Latihan-Efektif-Untuk-Jaga-Sendi-Anda-Tetap-Sehat Sendi adalah struktur yang kompleks. Sendi dirancang untuk menopang berat tubuh dan menggerakkan tubuh. Sendi butuh bergerak untuk tetap sehat. Tidak aktif secara fisik dalam waktu yang lama menyebabkan sendi menjadi kaku dan jaringan di sekitarnya mengalami atrofi atau penyusutan. Latihan moderat yang termasuk di dalamnya aerobik low-impact dan latihan beban akan memberikan banyak manfaat untuk semua wanita, bahkan memperlambat perkembangan penyakit seperti osteoarthritis.
Untuk menjaga sendi agar tetap kuat, Anda perlu melakukan latihan ketahanan yang dapat meningkatkan kekuatan persendian Anda. Berenang, bersepeda, mendayung (rowing) adalah beberapa latihan yang dapat membantu Anda membangun kekuatan tanpa memberikan terlalu banyak tekanan pada sendi Anda.
Berikut adalah 3 latihan yang bisa Anda lakukan untuk melatih kekuatan sendi serta meningkatkan kekuatan otot tubuh Anda secara keseluruhan.
  • Bersepeda
    Tidak seperti berjalan, berlari, aerobic dancing, dan latihan lainnya, bersepeda memberikan tekanan yang lebih lembut pada sendi dan dapat dilakukan oleh orang-orang dari segala usia.
  • Naik turun tangga
    Ini bentuk latihan yang mungkin menjadi salah satu cara yang paling efisien untuk memperkuat tulang, otot, dan sendi tubuh bagian bawah Anda. Terlebih lagi, tangga ada di mana-mana, sehingga Anda bisa lakukan latihan yang satu ini di mana saja dan kapan saja.
  • Berenang
    Menurut Centers for Disease Control (CDC), orang-orang yang menderita rheumatoid arthritis menunjukkan perbaikan fungsi sendi setelah menjalani hidroterapi (terapi di air, termasuk berenang) dibandingkan dengan metode terapi lainnya. Manfaat ini juga bisa didapatkan oleh orang-orang yang mengalami osteoarthritis atau biasanya disebut sebagai pengapuran tulang (berkurangnya pelumas sendi).
Nah, bagi Anda yang memiliki masalah sendi, sebelum memulai latihan di atas ada baiknya jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau ahli fisioterapis Anda untuk memastikan kondisi persendian Anda. Selain dengan melakukan latihan fisik yang tepat dan teratur, Anda juga perlu mengkonsumsi nutrisi penting untuk sendi agar sendi Anda tetap sehat dan kuat. Selamat berlatih!

Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Tidur, selain bertujuan untuk mengistirahatkan diri dari kepenatan aktivitas sehari-hari, juga saat yang tepat untuk mengistirahatkan fisik dan mental. Cukup tidur tak hanya ditentukan dari kuantitas atau lamanya waktu tidur, tetapi juga dari kualitas tidur itu sendiri. 

Tetapi ada banyak orang yang merasa kesulitan untuk memulai tidur. Mau tahu hal-hal apa saja yang harus Anda hindari agar bisa tidur dengan nyenyak?Sebelum tidur biasanya kita menyempatkan diri untuk meminum segelas teh atau kopi, padahal hal ini akan mempersulit waktu tidur Anda. Begitu juga dengan minuman beralkohol karen abisa menyebabkan kegelisahaan atau tubuh menjadi aktif.
Berolahraga mendekati waktu tidur, minum banyak air, juga harus dihindari karena akan menimbulkan rasa ingin buang air kecil semasa tidur. Akibatnya, Anda jadi sering terbangun karena ingin buang air kecil.

Pada sebagian orang,  tidur siang perlu dihindari karena akan membuat lebih sulit tertidur di malam hari. Jika Anda tidak bisa tertidur, bangunlah dari tempat tidur, tinggalkan kamar dan bacalah bacaan yang ringan sampai Anda merasa mengantuk.

Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Tidur, selain bertujuan untuk mengistirahatkan diri dari kepenatan aktivitas sehari-hari, juga saat yang tepat untuk mengistirahatkan fisik dan mental. Cukup tidur tak hanya ditentukan dari kuantitas atau lamanya waktu tidur, tetapi juga dari kualitas tidur itu sendiri. 

Tetapi ada banyak orang yang merasa kesulitan untuk memulai tidur. Mau tahu hal-hal apa saja yang harus Anda hindari agar bisa tidur dengan nyenyak?Sebelum tidur biasanya kita menyempatkan diri untuk meminum segelas teh atau kopi, padahal hal ini akan mempersulit waktu tidur Anda. Begitu juga dengan minuman beralkohol karen abisa menyebabkan kegelisahaan atau tubuh menjadi aktif.
Berolahraga mendekati waktu tidur, minum banyak air, juga harus dihindari karena akan menimbulkan rasa ingin buang air kecil semasa tidur. Akibatnya, Anda jadi sering terbangun karena ingin buang air kecil.

Pada sebagian orang,  tidur siang perlu dihindari karena akan membuat lebih sulit tertidur di malam hari. Jika Anda tidak bisa tertidur, bangunlah dari tempat tidur, tinggalkan kamar dan bacalah bacaan yang ringan sampai Anda merasa mengantuk.

Kesehatan

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Kebiasaan tidur malam yang buruk sering membuat Anda merasa lelah dan kesal. Selain itu, gangguan tidur malam yang buruk selama enam kali berturut-turut, juga dapat memicu timbulnya diabetes dan penyakit jantung.
Profesor Philippe Froguel dari Imperial College London mengatakan, "Kontrol gula darah adalah salah satu dari banyak proses yang diatur oleh jam biologis tubuh," katanya, Ahad (29/1). Salah satu jam biologis tubuh adalah tidur. Terganggunya proses tidur itu akan berdampak pada kontrol gula darah.

Penelitian baru terkait kebiasaan tidur yang digelar beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa gejala diabetes sudah muncul saat mengalami gangguan tidur selama tiga kali berturut-turut. Hasil penelitian ini dipublikasikan oleh Nature Genetics yang diberitakan Daily Mail.
Nature Genestics melakukan penelitian ini terhadap 20 ribu pekerja shift malam, dan dari hasil penelitian, terbukti untuk pekerja shift malam rentan terhadap penyakit diabetes dan penyakit jantung. Studi penelitian ini menemukan empat varian gen yang beresiko terkena diabetes maupun penyakit jantung.

Kesehatan

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Kebiasaan tidur malam yang buruk sering membuat Anda merasa lelah dan kesal. Selain itu, gangguan tidur malam yang buruk selama enam kali berturut-turut, juga dapat memicu timbulnya diabetes dan penyakit jantung.
Profesor Philippe Froguel dari Imperial College London mengatakan, "Kontrol gula darah adalah salah satu dari banyak proses yang diatur oleh jam biologis tubuh," katanya, Ahad (29/1). Salah satu jam biologis tubuh adalah tidur. Terganggunya proses tidur itu akan berdampak pada kontrol gula darah.

Penelitian baru terkait kebiasaan tidur yang digelar beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa gejala diabetes sudah muncul saat mengalami gangguan tidur selama tiga kali berturut-turut. Hasil penelitian ini dipublikasikan oleh Nature Genetics yang diberitakan Daily Mail.
Nature Genestics melakukan penelitian ini terhadap 20 ribu pekerja shift malam, dan dari hasil penelitian, terbukti untuk pekerja shift malam rentan terhadap penyakit diabetes dan penyakit jantung. Studi penelitian ini menemukan empat varian gen yang beresiko terkena diabetes maupun penyakit jantung.

Kesehatan

Ghiboo.com - Tubuh tak bisa berbohong ketika membutuhkan waktu istirahat.

Rasa ngantuk menjadi tanda paling umum. Untuk mengetahui apakah Anda cukup atau tidak cukup tidur, ternyata tubuh memberikan sinyal lho.

Berikut ini beberapa tanda bahwa tubuh sudah merasa lelah, sehingga membutuhkan tidur, dilansir melalui Huffingtonpost (15/10).
Lapar terus. Jika Anda merasa lapar sepanjang hari (bukan karena tidak sarapan atau selesai olahraga) mungkin ini menjadi sinyal tubuh kekurangan waktu istirahat. Penelitian di tahun 2010 menunjukkan bahwa kurangnya tidur berdampak pada tingginya hormon ghrelin. Hormon ini menaikkan nafsu makan dan memicu rasa lapar. Akibatnya, tubuh memelar.

Cepat emosi. Sikap sensitif dan emosional juga bisa menjadi pertanda bahwa Anda tidak cukup tidur. Riset di tahun 2007 menunjukkan bahwa kurang tidur meningkatkan peningkatan aktivitas otak di bagian amygdala hingga 60 persen. Amygdala merupakan bagian otak yang bertanggung jawab terhadap rasa takut dan gelisah.


Susah fokus. Kekurangan waktu tidur malam juga menyebabkan Anda susah konsentrasi dan jadi pelupa. Penelitian telah menunjukkan terlalu sedikit waktu tidur menyebabkan berbagai masalah kognitif, seperti kesulitan fokus, mudah bingung, kurang waspada, pelupa dan susah berkonsentrasi.

Mudah terserang flu. Jika sering terkena flu, coba perbaiki kebiasaan tidur terlarut malam. Penelitian di tahun 2007 mengungkapkan, orang yang tidur kurang dari tujuh jam setiap malam memiliki risiko hingga tiga kali lipat terkena flu.

Lebih ceroboh. Beberapa riset menunjukkan orang yang mengantuk memiliki respons motorik yang lebih lambat dan tidak akurat, sehingga refleks berkurang dan tidak bisa fokus pada satu aktivitas.


Tidak bergairah. Orang yang memiliki waktu tidur kurang dari delapan jam mengalami penurunan gairah seks dan kurang tertarik untuk melakukan aktivitas seksual. Menurut peneliti, kurangnya tidur juga bisa meningkatkan kadar hormon stres kortisol.